Zaman sekarang apa-apa rasanya lagi makin mahal. Apalagi kondisi dolar yang sempat menembus angka 18 ribu, bikin pengeluaran harian harus makin diperhitungkan. Kalau lo punya rencana mau nonton film di bioskop secara rutin, budget buat beli tiket dan jajan di sana pasti lama-kelamaan bakal berasa banget di dompet.
Sebagai alternatif biar tetap bisa menikmati hiburan tanpa boncos, investasi ke perangkat audio rumah bisa jadi jalan pintas yang cerdas. Melalui artikel review tribit soundbar s1 ini, gue mau membagikan pengalaman nyata setelah mencoba sebuah soundbar minimalis yang bisa lo pakai buat nonton Netflix sepuasnya di rumah dengan kualitas suara yang jauh lebih hidup.
Perangkat audio ini hadir dengan konfigurasi 2.1 channel yang membawa boks subwoofer berukuran cukup besar dalam paket penjualannya. Buat lo yang penasaran dengan performa aslinya di penggunaan harian, mari kita bedah secara objektif apa saja kelebihan dan kekurangannya.
Spesifikasi Singkat Tribit Soundbar S1
| Sektor Spesifikasi | Detail Komponen |
|---|---|
| Sistem Audio | 2.1 Channel System |
| Total Power Output | 200 watt |
| Power Subwoofer | 100 watt (Driver 6,5 inci + Sub Port 6 inci) |
| Power Soundbar | 100 watt (Dua Driver masing-masing 50 watt) |
| Konektivitas Nirkabel | Bluetooth 5.3 |
| Port Fisik | HDMI, USB, AUX In 3,5 mm, Sub Out, Power |
| Preset Sound Modes | Mode Movie, Mode News, Mode S3D |
| Kontrol Fisik | Tombol Power, Konektivitas, Volume +, Volume – |
Metode Pengujian
Perangkat audio ini diuji coba secara langsung oleh reviewer dalam skenario penggunaan harian selama seminggu penuh. Pengujian difokuskan pada penilaian kualitas suara bawaan, fleksibilitas konektivitas menggunakan port HDMI ke TV serta Bluetooth 5.3 ke handphone, uji coba mode suara bawaan (Movie, News, S3D), hingga pengaturan manual intensitas audio menggunakan remote kontrol bawaan. Seluruh penilaian dilakukan secara mandiri untuk memisahkan impresi murni dari pengaruh gimik marketing.
Baca juga : Eggel Stage: Soundbar 700 Ribuan yang Bikin Setup Kamu Naik Kelas
Penjelasan Produk Tribit Soundbar S1
Tribit Soundbar S1 merupakan perangkat audio berbentuk bar horizontal yang dipasangkan dengan satu unit subwoofer pasif eksternal. Produk ini diposisikan sebagai soundbar budget murah yang menyasar pengguna dengan keterbatasan dana namun ingin melakukan upgrade audio tv rumah mereka yang kualitas suara bawaannya dirasa kurang optimal atau cempreng.
Kesan pertama saat membuka kardus penjualannya, proses unboxing-nya punya cara buka yang agak unik dan sedikit ribet di awal. Namun begitu unitnya keluar, penampilan fisiknya terlihat cukup gagah. Bentuknya konvensional minimalis dan elegan, sengaja dirancang agar tidak mencolok atau mengganggu fokus mata saat diletakkan tepat di depan layar TV lo.
Desain dan Build Quality
Secara estetika, bentuk minimalis dari perangkat ini sangat ramah untuk selera anak muda atau Gen Z. Desainnya simpel dan tampak mewah tanpa banyak gaya, jauh dari kesan norak seperti speaker bapak-bapak zaman dulu yang dipenuhi aksen chrome atau bentuk kaku mirip robot. Tampilan yang elegan ini membuatnya mudah masuk ke dalam berbagai tema setup meja TV atau dekorasi kamar minimalis.
Saat bodi soundbar diketuk di seluruh sisinya, build quality yang dirasakan lumayan solid dan padat. Di bagian depan terdapat logo brand yang minimalis, sementara tombol kontrol fisik diletakkan di area samping agar mudah diakses. Bagian bawah bodi soundbar juga sudah dilapisi dengan karet pelindung yang berfungsi meredam getaran suara agar tidak membuat barang-barang di sekitarnya ikut bergetar.
Untuk unit subwoofer-nya sendiri, bodinya menggunakan driver berukuran 6,5 inci dengan lubang sub port 6 inci di area belakang. Kalau bodi subwoofer ini diketuk memang terasa agak kopong. Secara teknis, ruang kosong di dalam subwoofer tersebut memang sengaja dibuat seperti itu supaya hasil pukulan bass bisa beresonansi dengan baik, sehingga suaranya menjadi lebih bulat dan lantang.
Fitur Utama dan Performa
Nilai jual utama dari produk ini ada pada total power output-nya yang mencapai 200 watt. Pembagian dayanya terdiri dari 100 watt untuk subwoofer, dan 100 watt untuk soundbar yang ditopang oleh dua buah driver masing-masing sebesar 50 watt. Semburan dayanya ini terhitung besar, bahkan volume maksimalnya diklaim sanggup menjangkau ruangan berukuran hingga 12 x 12 meter.
Satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum beli adalah soundbar ini tidak memiliki dukungan aplikasi handphone dan tidak support kustomisasi equalizer (EQ) grafis yang mendalam. Sebagai gantinya, lo akan mendapatkan sebuah remote kontrol bawaan untuk mengatur intensitas karakter suara secara instan. Melalui remote ini, intensitas bass bisa lo naik-turunkan dari skala -4 sampai +4 (default berada di angka 0), begitu juga dengan intensitas treble yang bisa disesuaikan hingga minus 2 atau minus 3.
Untuk sektor konektivitasnya, produk ini terhitung lengkap di kelas harganya. Di bagian belakang bodi utama sudah tersedia port HDMI untuk disambungkan ke TV, port AUX In 3,5 mm, port USB, serta colokan Sub Out. Setup kabelnya sangat minimalis dan gak bikin pusing, karena unit subwoofer eksternalnya hanya butuh satu kabel colokan yang langsung disambungkan ke port Sub Out di soundbar utama. Selain itu, ada juga dukungan Bluetooth 5.3 untuk koneksi nirkabel harian.
Baca juga : Tribit XSound Plus 2 vs Advance T-101BT: Speaker Beda Kasta yang Paling INSANE
Pengalaman Penggunaan Langsung
Saat pertama kali dinyalakan dalam posisi default (bass dan treble di angka 0), karakter suara yang dihasilkan cenderung terasa berbentuk V-shaped, di mana sektor low dan high lebih ditonjolkan. Menurut gue, karakter bass bawaannya punya ekstensi yang sangat dalam. Pengalaman terbaik gue selama seminggu pemakaian untuk mendapatkan kualitas audio yang paling stabil adalah dengan menurunkan intensitas bass di remote ke angka minus 2.
Beda cerita kalau lo memang sedang ingin mendengarkan karakter suara yang bertenaga dan menonjol ke depan, intensitas bass-nya tinggal dinaikkan saja sampai maksimal di angka plus 4. Saat dipakai untuk menonton film, kehadiran Mode Movie bawaannya bekerja dengan sangat baik. Feel suaranya terasa solid, adegan di layar kaca berasa nyata di depan mata, dan efek surround arah kiri-kanannya cukup terasa hidup walaupun sistem audionya masih menggunakan konfigurasi 2.1 channel.
Untuk koneksi nirkabelnya, fitur Bluetooth 5.3 di perangkat ini terhitung aman banget. Pas mode konektivitasnya di-switch ke HP untuk mendengarkan lagu secara portable, delay yang dihasilkan cukup minim dan koneksinya terasa stabil selama pemakaian. Kalau lo tipe pengguna yang tidak suka menaruh speaker di meja, area belakang soundbar ini juga sudah dilengkapi dengan bracket mounting bawaan sehingga fleksibel untuk dipasang menggantung di dinding kamar menggunakan fischer dan baut yang tersedia di dalam boks.
Hasil Pengujian Berdasarkan Use Case
Untuk Kamar
Desainnya yang konvensional dan minimalis membuatnya sangat cocok diletakkan di kamar tidur anak muda. Karet pelindung di bagian bawah bodi soundbar memastikan getaran suara yang dihasilkan tidak akan mengganggu barang-barang dekorasi lain di meja kamar lo.
Untuk Meja Kerja
Meskipun ukurannya lebih diprioritaskan untuk setup TV, soundbar ini masih bisa melengkapi setup meja kerja yang luas. Hanya saja, karena power bass-nya yang bertenaga, lo harus mengatur jarak duduk agar tidak terlalu dekat dengan subwoofer saat volume sedang kencang.
Untuk Outdoor
Soundbar ini sejatinya membutuhkan kabel power konvensional (panjang sekitar 1 meter) yang dicolok langsung ke listrik, jadi penggunaannya lebih diutamakan untuk area indoor. Namun, berkat adanya Bluetooth 5.3, lo bisa memakainya layaknya speaker portable harian saat ingin memutar lagu langsung dari smartphone di area teras rumah.
Untuk Musik Bass
Buat pencinta musik dengan dentuman low yang dominan seperti musik DJ atau dugem, performa subwoofer 100 watt-nya terasa memuaskan saat intensitas bass dinaikkan hingga plus 4 di ruangan yang luas. Untuk genre musik rock, karakter suara V-shaped bawaannya juga terasa pas dan membuat petikan instrumen serta ketukan drum terdengar lebih hidup.
Untuk Nonton Film
Ini adalah skenario penggunaan terbaiknya. Dengan mengaktifkan Mode Movie, suara vokal dan efek ledakan dalam film terasa solid dan terarah. Performa ini menjadikannya rekomendasi soundbar minimalis yang ideal sebagai pengganti tiket bioskop di rumah.
Kelebihan Tribit Soundbar S1
- Estetika Minimalis dan Elegan: Desain fisiknya tampak mewah tanpa aksen berlebihan, sangat sesuai dengan selera visual Gen Z dan mudah menyatu dengan setup ruangan modern.
- Build Quality Padat: Konstruksi bodi soundbar utama terasa kokoh dan kokoh di setiap sisi saat dipegang atau diketuk.
- Sistem Setup yang Simpel: Tidak memerlukan banyak manajemen kabel yang rumit karena unit subwoofer hanya membutuhkan satu kabel koneksi ke bodi utama.
- Semburan Daya Besar: Total power output 200 watt menghasilkan volume suara yang kencang, bahkan sanggup memenuhi ruangan besar hingga skala ukuran 12 x 12 meter.
- Mode Movie Berkualitas Baik: Pengalaman menonton film atau streaming film untuk Netflix terasa lebih hidup dengan efek surround kiri-kanan yang nyata dan solid.
- Konektivitas Fisik dan Nirkabel Lengkap: Sudah dibekali port HDMI untuk kestabilan audio TV serta Bluetooth 5.3 dengan tingkat delay yang minim untuk perangkat mobile.
- Opsi Penempatan Fleksibel: Bisa ditaruh langsung di atas permukaan meja atau digantung di dinding memanfaatkan bracket mounting bawaan di sisi belakang.
Kekurangan Tribit Soundbar S1
- Ketiadaan Dukungan Aplikasi: Tidak ada ekosistem aplikasi pendukung di smartphone untuk melakukan kontrol atau pembaruan perangkat.
- Kustomisasi Equalizer Terbatas: Pengaturan karakter audio tidak menggunakan EQ grafis yang mendalam, melainkan hanya mengandalkan setelan intensitas bass dan treble lewat remote kontrol.
- Distorsi pada Jarak Dekat: Jika intensitas bass diatur pada posisi maksimal (+4) dan didengarkan dari jarak yang terlalu dekat, getarannya terasa berlebihan dan memicu sedikit distorsi suara.
- Mode S3D Kurang Konsisten: Efek menyebar pada Mode S3D membuat transisi antar suaranya terasa kurang kental, sehingga hasil suaranya akan sangat bergantung pada selera masing-masing pengguna.
Perbandingan dengan Kompetitor
Secara tampilan fisik dan gagahnya bodi depan, produk ini sekilas mengingatkan kita pada soundbar kelas atas besutan merek Jepang terkenal yang memiliki inisial depan “SS”. Namun, jika dibandingkan dengan produk sekelas di rentang harga budget, Tribit Soundbar S1 memilih pendekatan yang lebih minimalis pada desain port dan bentuk fisiknya.
Di saat beberapa produk sekelas menawarkan kustomisasi equalizer yang rumit atau dekorasi bodi yang ramai, soundbar ini lebih berfokus pada kemudahan setup satu kabel dan performa sektor bass yang dominan lewat subwoofer eksternal 6,5 incinya.
Cocok untuk Siapa?
- Pencinta Film Rumahan: Sangat cocok buat lo yang mencari soundbar untuk netflix guna mendapatkan pengalaman audio layaknya bioskop privat dengan budget yang lebih efisien.
- Pengguna TV dengan Audio Standar: Menjadi solusi utama untuk siapa saja yang ingin melakukan upgrade audio tv karena speaker bawaan televisinya terasa burik atau kurang bertenaga.
- Penyuka Desain Minimalis: Cocok untuk anak muda yang mengutamakan estetika ruang bersih, elegan, dan tidak menyukai kosmetik speaker yang terlalu ramai.
- Penggemar Musik Karakter Bass: Sesuai untuk lo yang sering mendengarkan lagu-lagu bergenre rock atau musik elektronik yang membutuhkan performa low-end yang dalam.
Tidak Cocok untuk Siapa?
- Pengguna Audio Profesional: Tidak cocok untuk mereka yang membutuhkan kontrol penuh terhadap frekuensi suara lewat equalizer grafis yang mendalam.
- Setup Meja Jarak Dekat Ekstrem: Kurang ideal untuk pengguna yang ingin meletakkan speaker ini sangat dekat dengan posisi duduk sambil menyalakan dentuman bass di level maksimal.
- Pengguna yang Bergantung pada Aplikasi: Tidak direkomendasikan bagi lo yang malas menggunakan remote fisik dan lebih suka mengontrol seluruh ekosistem gadget di rumah via aplikasi smartphone.
Apakah Tribit Soundbar S1 Worth It?
Jujur, kalau lo melihat dari sudut pandang fungsionalitas dan performa suara yang ditawarkan, tribit soundbar s1 worth it untuk dipertimbangkan. Di kelas soundbar budget murah, perangkat ini berhasil memberikan kompromi yang masuk akal. Lo mungkin kehilangan kemewahan berupa aplikasi smartphone atau EQ grafis, tapi sebagai gantinya, lo mendapatkan total power 200 watt dengan kualitas bass yang sangat dalam dan volume yang sanggup memenuhi ruangan luas.
Produk ini sangat layak dibeli jika prioritas utama lo adalah mencari peningkatan kualitas audio televisi secara instan dengan setup kabel yang minimalis dan tampilan yang tidak merusak estetika ruangan. Namun, kalau lo termasuk tipe pengguna yang hobi mengutak-atik frekuensi suara secara detail, melirik opsi lain dengan dukungan aplikasi mungkin akan menjadi alternatif yang lebih bijak.
Alternatif Selain Tribit Soundbar S1
Kalau prioritas lo adalah kualitas yang lebih premium atau fitur kustomisasi audio yang jauh lebih mendalam, lo bisa mencari opsi lain di kelas harga yang lebih tinggi. Tapi kalau prioritas utama lo adalah nilai fungsionalitas serta performa sektor bass bertenaga yang ditawarkan di kelas harganya saat ini, produk dari Tribit ini masih menjadi salah satu opsi yang cukup menarik untuk dilirik.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Tribit Soundbar S1 merupakan sebuah perangkat audio yang lumayan solid untuk memenuhi kebutuhan hiburan harian di rumah. Kekuatannya berada pada desain minimalis yang elegan, kemudahan instalasi, serta performa Mode Movie dan sektor bass yang bertenaga untuk mendongkrak kualitas audio televisi standar lo.
Meskipun masih memiliki keterbatasan di sisi kustomisasi software dan kurang ideal jika dipaksakan untuk mendengarkan bass maksimal dari jarak dekat, soundbar ini tetap menawarkan nilai value yang sepadan dengan kemampuannya memindahkan atmosfer ruang bioskop ke dalam kamar pribadi lo.
FAQ
Apakah Tribit Soundbar S1 dibekali aplikasi handphone? Tidak, perangkat audio ini tidak memiliki dukungan aplikasi pendukung di handphone untuk pengaturannya.
Bagaimana cara mengatur equalizer pada soundbar ini? Kustomisasi karakter suara dilakukan secara manual menggunakan remote kontrol bawaan untuk menaikkan atau menurunkan intensitas komponen bass dan treble.
Apakah soundbar ini bisa dipasang menggantung di dinding? Bisa. Area belakang bodi soundbar sudah dilengkapi dengan bracket mounting, dan paket penjualannya sudah menyertakan fischer serta baut untuk pemasangan di dinding.
Apakah koneksi Bluetooth pada perangkat ini terasa delay saat digunakan? Perangkat ini sudah menggunakan konektivitas Bluetooth 5.3 yang performanya terhitung aman dengan tingkat delay yang minim saat dihubungkan ke smartphone.
Berapa ukuran ruangan maksimal yang bisa dijangkau oleh volumenya? Dengan total daya output mencapai 200 watt, volume maksimal dari soundbar ini sanggup menjangkau ruangan besar hingga ukuran 12 x 12 meter.
Port apa saja yang tersedia untuk menyambungkan soundbar ke TV? Lo bisa menggunakan koneksi fisik utama melalui port HDMI atau port AUX In 3,5 mm yang tersedia di area belakang bodi soundbar.
Spesifikasi Lengkap
| Komponen Perangkat | Rincian Data Teknis |
|---|---|
| Nama Produk | Tribit Soundbar S1 |
| Konfigurasi Saluran | 2.1 Channel System |
| Total Daya Listrik | 200 watt |
| Daya Driver Soundbar | 100 watt (2 x 50 watt Driver) |
| Daya Subwoofer | 100 watt |
| Ukuran Driver Sub | Driver 6,5 inci & Sub Port 6 inci |
| Versi Bluetooth | Bluetooth 5.3 |
| Kelengkapan Port | HDMI, USB, AUX In 3,5 mm, Sub Out, Port Power |
| Tombol Kontrol | Power, Source/Konektivitas, Volume +, Volume – |
| Fitur Peredam | Karet pelindung getaran di bagian bawah bodi |
| Sistem Pemasangan | Tersedia bracket mounting untuk dinding di sisi belakang |
| Panjang Kabel Power | Kurang lebih 1 meter |
| Panjang Kabel AUX | Sekitar 120 cm (3,5 mm to 3,5 mm) |
| Aplikasi Pendukung | Tidak disediakan |
| Kustomisasi EQ | Terbatas pada pengaturan Bass (-4 hingga +4) & Treble via remote |
| Isi Dalam Kotak | Soundbar, Subwoofer, Remote + Baterai, Kaki Subwoofer, Buku Panduan, Kabel Power, Kabel AUX, Fischer & Baut |
Tribit Soundbar S1 Speaker Home Theater Sound Bar Wired Subwoofer 200W 2.1 TV Theatre Remote Control
Kekuatan Powerful:Speaker soundbar dengan output daya puncak 200W dilengkapi subwoofer mandiri 100W berkabel dan soundbar 100W, menghadirkan suara superior untuk menyempurnakan pengalaman film, musik, dan game Anda. Shocking Bass: Menghasilkan suara bertenaga 100w dari dua speaker full-range arena pacuan kuda. Dilengkapi dengan subwoofer 6,5 inci dan 2,1 saluran, menghasilkan bass yang dalam dan menggelegar untuk pengalaman seperti teater di rumah. EQ yang disesuaikan: Beralih dengan mudah antara mode Musik, Moive, Berita, dan X-3D menggunakan remote control. Mode X-3D menciptakan efek stereo yang diperluas, menghasilkan suara yang imersif. Sempurna untuk musik, film, dan berita dengan audio dinamis berkualitas tinggi. Berbagai Opsi Koneksi: Soundbar mendukung Bluetooth 5.3, AUX, HDMI, dan USB, menyediakan konektivitas fleksibel untuk perangkat Anda. Baik itu TV atau ponsel cerdas Anda, nikmati streaming audio yang lancar dan pengalaman hiburan yang mudah. (Koneksi HDMI ARC tergantung dengan kompatibilitas TV anda dirumah) Tampilan LED: Tetap terinformasi dengan tampilan LED internal di Soundbar, memberikan informasi real-time mengenai status koneksi, tingkat volume, dan mode EQ untuk pengalaman yang ramah pengguna dan menarik. *Technical Specs: Bluetooth Version: 5.3 Bluetooth Range: 30m Channel: 2.1 Frequency response: 40Hz-20kHz Maximum transmission power: <4dBm Control remote control: Working temperature 0-45° Power supply: 100 – 240V, 50/60Hz Speaker/driver size: Transducers Subwoofer (wired):6.5inch Racetrack*2: 44*100mm Power Output: Soundbar Peak Power Output :2 x 50W Subwoofer Peak Power Output : 100W Protocol: A2DP , AVRCP Codec Support: SBC Audio input: AUX/Bluetooth/HDMI/USB Dimensions (H x W x D) Soundbar:813*60*65mm Subwoofer: 330*205*280mm Weight Soundbar: 1.67KG Subwoofer:4.71KG Standby Support (without audio input in 20min) Built-in mic not support TWS Pairing not support
Link pembelian resmi TERMURAH



